Slideshow Image 1 Slideshow Image 2 Slideshow Image 3 Slideshow Image 4 Slideshow Image 5 Slideshow Image 6 Slideshow Image 7 Slideshow Image 8
  • Khusus untuk pengaduan terhadap layanan perizinan di Kantor Perizinan dan Pelayanan Terpadu, silakan hubungi nomor telepon 0363-2703133    -    
  • Sampaikan komunikasi Anda melalui layanan komunikasi resmi Pemerintah Kabupaten Karangasem via alamat email, keterangan lengkap silakan klik menu 'pengumuman'    -    
  • Sampaikan komunikasi Anda melalui layanan komunikasi resmi Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui sms, dengan cara: ketik INFO kirim ke nomor 0812 36 46 5000, berlaku tarif biasa. Keterangan menu layanan komunikasi selengkapnya, silakan klik menu 'pengumuman'    -    
  • Sampaikan komunikasi Anda melalui layanan komunikasi resmi Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui sms, dengan cara: ketik INFO kirim ke nomor 0812 36 46 5000, berlaku tarif biasa. Keterangan menu layanan komunikasi selengkapnya, silakan klik menu 'pengumuman'    -    
  • Sampaikan komunikasi Anda melalui layanan komunikasi resmi Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui sms, dengan cara: ketik INFO kirim ke nomor 0812 36 46 5000, berlaku tarif biasa. Keterangan menu layanan komunikasi selengkapnya, silakan klik menu 'pengumuman'    -    
» Profil
» Pemerintahan
» Peraturan Perundangan
» Informasi Perijinan
» Pariwisata
» Potensi Investasi
» Fasilitas Umum
» Informasi Lainya



Direktori



Harga Komoditi





Link Daerah











Taman Soekasada Ujung
Selasa, 30 Juni 2009 11:54:18 Wita
Lokasi : Kecamatan Karangasem
 

Taman Soekasada Ujung merupakan situs kerajaan, terletak dekat pantai di Desa Tumubu, Kecamatan Karangasem yang dikembangkan sebagai salah satu kawasan pariwisata Kabupaten Karangasem. Jaraknya ±5 km dari Kota Amlapura – ibu kota kabupaten – ke arah selatan, ±15 km dari kawasan pariwisata Candidasa, dan kira-kira 60 km jaraknya dari Kota Denpasar.

Taman Soekasada Ujung dibangun pada tahun 1919 pada masa pemerintahan Raja I Gusti Bagus Jelantik ( 1909 – 1945 ) yang bergelar Anak Agung Agung Anglurah Ketut Karangasem dan diresmikan penggunaannya pada tahun 1921. Taman ini dipergunakan sebagai tempat peristirahatan raja selain Taman Tirtagangga, dan juga diperuntukkan sebagai tempat menjamu tamu-tamu penting seperti raja-raja atau kepala pemerintahan asing yang berkunjung ke kerajaan Karangasem.

Dalam areal Taman Soekasada Ujungterdapat beberapa bangunan jugakolam besar dan luas. Ada3 ( tiga ) buah pintu masuk atau gerbang menuju areal taman. Gerbang utamaberada pada ketinggian di sisi barat sebagai entrance yang disebut “BaleKapal” karena dulunya bangunan ini dibuat menyerupai sebuah kapal.Selanjutnya dari entrance baleini pengunjung menuju areal taman dengan menuruni ratusan buah anak tangga.Dari tempat inilah keseluruhan areal taman dapat dinikmati. 

Taman Soekasada Ujung dikembangkan seagai obyek wisata budaya karena kemegahan dan kekhasan bangunan yang merupakan perpaduan antara arsitektur Bali dan Eropa. Kondisinya yang rusak berat akibat letusan Gunung Agung – gunung terbesar di Bali – pada tahun 1963 semakin diperparah lagi dengan terjadinya gempa hebat di tahun 1976 yang meninggalkan puing-puing bangunan, namun tidak meninggalkan kesan megahnya. Untuk mengembalikan kemegahan Taman Soekasada Ujung, maka pada tahun 2001-2003 Pemerintah Kabupaten Karangasem memanfaatkan dana bantuan Bank Dunia membangun kembali Taman Soekasada Ujung dengan tujuan untuk mengembalikan keberadaannya kepada bentuk semula demi melestarikan warisan budaya yang menjadi kebanggaan Karangasem.

Dalam areal Taman Soekasada Ujung terdapat beberapa bangunan juga kolam besar dan luas. Ada 3 ( tiga ) buah pintu masuk atau gerbang menuju areal taman. Gerbang utama berada pada ketinggian di sisi barat sebagai entrance yang disebut “Bale Kapal” karena dulunya bangunan ini dibuat menyerupai sebuah kapal. Selanjutnya dari entrance bale ini pengunjung menuju areal taman dengan menuruni ratusan buah anak tangga. Dari tempat inilah keseluruhan areal taman dapat dinikmati.

Sesuai predikatnya sebagai Taman Air Kerajaan atau The Water Palace, maka Taman Soekasada Ujung memiliki 3 ( tiga ) buah kolam besar dan luas. Di tengah kolam I di sisi paling utara terdapat bangunan utama yang disebut “Bale Gili” yang dihubungkan oleh jembatan menuju arah selatan.

Di tengah-tengah kolam ini terdapat patung-patung dan pot-pot bunga. Di sebelah barat kolam I, di tempat yang agak tinggi terdapat bangunan berbentuk bundar, yang disebut “Bale Bunder” yang difungsikan sebagai tempat untuk menikmati keindahan taman dan panorama alam di sekitarnya. Di sebelah barat laut Bale Bunder, pada areal terasering yang tinggi terdapat bangunan persegi empat panjang yang disebut “Bale Lunjuk”. Ada sekitar 107 anak tangga menuju bangunan ini dari arah timur. Di tengah kolam II di sisi selatan kolam I terdapat bangunan yang disebut “Bale Kambang”. Bangunan ini dahulu berfungsi sebagai tempat jamuan makan untuk para tamu kerajaan. Di sebelah timur kolam II terdapat kolam III yang disebut Kolam Dirah dan merupakan kolam pertama yang dibuat oleh Raja Karangasem. Di areal sebelah utara taman, di tempat yang tinggi terdapat patung “warak” ( badak ) dan juga patung “banteng” yang dari mulut kedua patung tersebut air memancur keluar menuju kolam. Dan sekitar 250m di sebelah utara taman ini tedapat sebuah pura bernama “Pura Manikan” yang juga dibangun oleh Raja Karangasem. (nn/KIT)



 
( I Wayan Geredeg, SH )
 
( I Made Sukerana, SH )

Webmail

username
password
Agenda
-
MgSnSlRbKmJmSb
01020304050607
08091011121314
15161718192021
22232425262728
293031    
Polling

Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website pemkab karangasem yang baru?
 
Bagus

 
Biasa saja

 
Jelek

  

Kritik   Saran
edo
2010-06-19 09:49:35
perang pandan

kojing technolog
2010-06-05 10:02:47
pendidikan

adit
2010-03-27 07:14:51
Ditemukan STNK dan SIM

yogananda
2010-03-08 04:22:53
LPJ

Ida Bagus Adnyana Putra
2010-02-21 10:16:28
Pariwisata

orang karangsem
2010-02-18 07:38:09
sukses selalu

muhammad
2010-01-31 08:10:25
sejarah kampung islam karangasem

Link Pusat