| » Profil |
| » Pemerintahan |
| » Peraturan Perundangan |
| » Informasi Perijinan |
| » Pariwisata |
| » Potensi Investasi |
| » Fasilitas Umum |
| » Informasi Lainya |








|
PKK DITUNTUT AKTIF TANGANI KEMISKINAN
Selasa, 27 July 2010 8:0:0 Wita, oleh Humas Karangasem
|
|
|
|
Lembaga PKK yang telah memiliki reputasi dan prestasi dalam pembangunan, hendaknya dapat lebih fokus menggarap persoalan kemiskinan guna menurunkan angka kemiskinan yang masih relatif tinggi di Kabupaten Karangasem yakni mencapai sisa angka 33.199 RTM. Demikian disampaikan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, SH dalam sambutan perdananya setelah resmi dilantik Gubernur Bali untuk memangku jabatan periode 2010-2015, pekan lalu usai pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem. Dikatakan, dalam 3 tahun terakhir Karangasem telah berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan yang ada dari hasil pendataan tahun 2007 berjumlah 40.272 RTM turun menjadi 35.921 RTM tahun 2008 dan turun lagi menjadi 33.199 RTM tahun 2009. Kendati PKK juga diliputi berbagai keterbatasan namun dalam membantu pembangunan kesejahteraan masyarakat hendaknya tidak pernah berhenti termasuk dalam menangani kemiskinan itu sendiri. Jika integrasi penanganan kemiskinan dengan pemerintah Kabupaten dapat berjalan sinergis maka optimis secara perlahan tetapi pasti dalam 5 tahun ke depan persoalan kemiskinan di Karangasem dapat terus dieleminasi. Kegiatan PKK yang sudah tersusun dan tertuang dalam program kerjanya agar terus mendorong kegiatan memberikan penyuluhan dan pembinaan agar masyarakat sadar berperan dalam pelaksanaan program PKK melalui pemanfatan dasa wisma, sebagai jalur yang cukup efektif. Tim penggerak PKK mempunyai peluang dan posisi strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat mengingat yang digerakakan PKK adalah anggota keluarga yang tergabung dalam dasa wisma sehingga secara nyata diketahui kebutuhan mendasar masyarakat sesuai kondisi yang dimiliki. Ketua Tim Penggerak PKK Prop Bali Nyonya Ayu Pastika mengatakan, gerakan PKK sebagai wadah aktifitas sosial telah melakukan aktifitasnya selama 37 tahun dalam mendukung proses pembangunan dan telah meraih berbagai penghargaan. Masyarakat selama ini merasa terbantu dengan hadirnya gerakan PKK yang dijalankan dengan sentuhan nurani, panggilan dan pengabdian serta kasih sayang antar sesama, sebagai implementasi makna kebahagian dalam mengemban tugas sebagai mitra pemerintah. Tantangan gekaran PKK memang berat dan dalam situasi serba rumit Tim penggerak PKK perlu mengadakan tindakan cepat, tepat dan selamat untuk menghadapi dua langkah besar yakni melaksanakan program yang sudah diprioritaskan menyangkut dampak langsung kesejahteraan keluarga dan memperkuat kelembagaan PKK untuk menjaga kualitas kinerja. Untuk itu perlu direncanakan dan dilaksanakan langkah kongkrit memperkuat organisasi PKK sebagai lembaga masyarakat yang handal melalui peningkatan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan PKK. Agar antara satu target dengan target lainnya tidak saling meniadakan perlu dibangun langkah konsultasi, koordinasi dan integrasi kegiatan yang perlu diwujudnyatakan. Tiap Pokja agar memahami lingkup program PKK yang menjadi prioritas kerja di Pokja dan mewujudkan koordinasi secara benar. Sementara hubungan antar tim disetiap jenjang bersifat konsultatif dan koordinatif dengan tetap memperhatikan hubungan hierarkhis, hendaknya dapat mewujudkan secara nyata serta konsultasi antara tim PKK dengan dewan penyantun perlu lebih ditingkatkan untuk mewujudkan program nasional dan daerah. |
|
|
( I Wayan Geredeg, SH )
|
|
|
( I Made Sukerana, SH )
|
| Mg | Sn | Sl | Rb | Km | Jm | Sb |
| 01 | 02 | 03 | 04 | |||
| 05 | 06 | 07 | 08 | 09 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | ||
Bagus | |||
Biasa saja | |||
Jelek | |||



