| » Profil |
| » Pemerintahan |
| » Peraturan Perundangan |
| » Informasi Perijinan |
| » Pariwisata |
| » Potensi Investasi |
| » Fasilitas Umum |
| » Informasi Lainya |








|
SEMPURNAKAN RTRW, KARANGASEM GELAR KONSULTASI PUBLIK
Jumat, 30 July 2010 8:0:0 Wita, oleh Humas Karangasem
|
|
|
|
Untuk melakukan penyempurnaan konsep penyesuaian RTRW Kabupaten Karangasem yang ada, Pemkab Karangasem melalui Bappeda menyelenggarakan forum konsultasi publik untuk menjaring masukan menghadapi berbagai kendala tehnis yang dihadapi khususnya dalam memberi ruang bagi masuknya investasi khususnya dibidang kepariwisataan.
|
|
PECAHKAN KENDALA TEHNIS RTRW KABUPATEN PUNYA PELUANG SUSUN TITIK ZONASI
Jumat, 30 July 2010 8:0:0 Wita, oleh Humas Karangasem
|
|
|
|
Pemkab Karangaem nampaknya dapat bernafas lega setelah memperoleh sinyal dalam menyikapi dan menyesuaikan diri dengan ketentuan Perda RTRW Propinsi Bali, usai menggelar konsultasi publik dengan mengundang semua komponen termasuk pemerintah pusat dari Departemen terkait.
|
|
WABUP SUKERANA MULAI TEMPATI RUMAH DINAS
Jumat, 30 July 2010 8:0:0 Wita, oleh Dsikominfo Karangasem
|
|
|
|
Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana, SH mulai menempati fasilitas rumah dinas di Jalan Kartini Amlapura usai dilakukan pretista pebersihan pada Puramaning Sasih Karo, 27 Juli 2010 lalu. bersama istri Ni Ketut Sumawati (44) berikut anggota keluarganya. Kendati sekarang kebiasaan sehari-harinya banyak diatur protokoler, namun ia menyadari sebagai bagian dari nuansa pengabdiannya sebagai Pimpinan Daerah. Saat ini ia siap untuk menerima tamu dan masyarakat dari kalangan mana saja sehingga rumah dinas yang ditempatinya dapat berdayaguna bagi mediasi untuk kepentingan rakyat Karangasem.
|
|
KEMENTRIAN PDT GELAR RAKOR KEOLAHRAGAN DI KARANGASEM (MENDORONG SDM DARI BIDANG OLAHRAGA)
Selasa, 27 July 2010 8:0:0 Wita, oleh Komang Pasek Antara/Diskominfo Kab. Karangasem
|
|
|
Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) melalui Asisten Deputy Urusan Pembinaan Lembaga Pemuda dan Olahraga Bidang Pembinaan Sosial dan Budaya menyelenggarakan Rakor dan Fasilitasi Peningkatan Lembaga Olahraga Prestasi dan Olahraga Masyarajat melalui Pelaksanaan Bimbingan Teknis dalam rangka Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat di Daerah tertinggal.
|
|
PKK DITUNTUT AKTIF TANGANI KEMISKINAN
Selasa, 27 July 2010 8:0:0 Wita, oleh Humas Karangasem
|
|
|
Lembaga PKK yang telah memiliki reputasi dan prestasi dalam pembangunan, hendaknya dapat lebih fokus menggarap persoalan kemiskinan guna menurunkan angka kemiskinan yang masih relatif tinggi di Kabupaten Karangasem yakni mencapai sisa angka 33.199 RTM.
|
|
SENI GAMELAN “PENTING” KHAS KARANGASEM YANG NYARIS PUNAH BANGKIT KEMBALI
|
|
|
Di Karangasem dikenal banyak memiliki gamelan (seni musik) khas dan langka di Bali, beberapa diantaranya Gong Beruk di Desa Bangle, Kecamatan Abang dan Reong Bambu di Desa Telun, Wayah Kecamatan Sidemen. Adakah seni pertunjukkan khas dan langka lainnya yang ada di belahan ujung timur pulau Dewata ini?. Jawabnya ada.
|
|
Oleh : I Komang Pasek Antara
Kamis, 22 July 2010 8:38:35 Wita |
|
|
KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DAN PERAN HUMAS
|
|
|
Gong Keterbukaan Informasi Publik (KIP) telah ditabuh sejak 30 April 2010 beberapa bulan lalu melalui perangkat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008. Memang, gaung gong Undang-undang tersebut tidak sekeras Undang-undang Pornografi yang telah menuai pro-kontra dari beberapa elemen masyarakat di tanah air. Tetapi gemanya gong KIP tampak mulus tidak sampai menimbulkan keresahan seperti Undang-undang Pornografi, justru sebaliknya KIP memberi vibasi positif terhadap masyarakat di era persaingan globalisasi dan keterbukaan informasi pada jaman teknologi informasi-komuniasi sekarang ini.Tentu yang menarik untuk dicermati, bagaimana implikasi produk undang-undang tersebut terhadap lembaga publik karena hampir 32 tahun sejak era orde berkuasa keterbukaan tersebut masih belum maksimal.
|
|
Oleh : I Komang Pasek Antara
Kamis, 22 July 2010 8:33:3 Wita |
|
|
MENANGANI GEPENG, SENTUH NURANINYA
|
|
|
Setiap muncul penertiban gepeng di Denpasar atau di kota lain akan ditindaklanjuti dengan pemulangan mereka ke daerah asalnya. Daerah asal gepeng yang paling banyak dan paling sering disebut adalah Muntigunung, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Setelah dipulangkan ke daerah asalnya beberapa hari atau beberapa minggu kemudian mereka kembali ke Denpasar. Ditertibkan lagi, lalu dipulangkan, kemudian kembali lagi ke Denpasar; demikian seterusnya. Sehingga pernah dalam kurun waktu beberapa bulan, tercatat ratusan gepeng telah dikembalikan ke Muntigunung Karangasem. Padahal masyarakat yang menggepeng disana tidak ada sebanyak itu.
|
|
Oleh : Drs. I Wayan Darma, M.Si.
Selasa, 6 July 2010 11:56:47 Wita |
|
|
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) SEBAGAI UJUNG TOMBAK MATA PELAJARAN DI SEKOLAH
|
|
|
Membaca Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 yakni tentang Standar Kompetensi Lulusan, ternyata hampir semua Kelompok Mata Pelajaran (KMP) pada SMA/MA/SMALB/Paket C yang mempunyai lima kelompok : (1) Agama dan Akhlak Mulia; (2) Kewarganegaraan dan Kepribadian; (3) Ilmu Pengetahuan dan Teknologi; (4) Estetika;dan (5) Jasmani Olahraga dan Kesehatan, memiliki tujuan dan cakupan muatan yang sama, seperti pada Kelompok Agama dan Akhlak Mulia, ada tercantum: Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun melalui berbagai cara termasuk pemanfaatan teknologi informasi yang mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan; pada Kelompok Kewarganegaraan dan Kepribadian : Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun melalui berbagai cara termasuk pemanfaatan teknologi informasi; pada Kelompok Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun melalui berbagai cara termasuk pemanfaatan teknologi informasi ; pada Kelompok Jasmani Olahraga dan Kesehatan : Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan potensi lokal untuk menunjang kesehatan, ketahanan, dan kebugaran jasmani.
|
|
Oleh : Made Wiguna, M.Ag
Selasa, 6 July 2010 11:40:48 Wita |
|
|
PARIWISATA, SENI- BUDAYA DAN ADAT
|
|
|
Manusia Bali, budaya Bali dan pariwisata adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan – atau lebih tepatnya, jangan sampai dipisahkan karena payuk jakan bisa buung makedus. Namun tentu saja ini bagi orang yang menikmati buah dari pohon besar pariwisata Bali. Dapat dipahami pemikiran orang-orang Bali yang memetik buah pariwisata sehingga mereka memberi sokongan maksimal terhadap pohon kehidupannya itu. Mereka adalah orang-orang yang merasa telah dihidupi oleh pariwisata, baik secara ekonomi, politik, sosial maupun budaya. Bukan cuma sebentuk kehidupan yang layak, namun mereka telah mendapat prestise, gengsi dan gaya hidup yang lebih.
|
|
Oleh : I Wayan Arthawa
Selasa, 6 July 2010 11:35:46 Wita |
|
|
|
( I Wayan Geredeg, SH )
|
|
|
( I Made Sukerana, SH )
|
| Mg | Sn | Sl | Rb | Km | Jm | Sb |
| 01 | 02 | 03 | 04 | 05 | 06 | 07 |
| 08 | 09 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | 31 | ||||
Bagus | |||
Biasa saja | |||
Jelek | |||



