| » Profil |
| » Pemerintahan |
| » Peraturan Perundangan |
| » Informasi Perijinan |
| » Pariwisata |
| » Potensi Investasi |
| » Fasilitas Umum |
| » Informasi Lainya |








|
Sekilas gambaran umum Kabupaten Karangasem : A. Visi “MEWUJUDKAN KARANGASEM JAGADHITA YA CA ITI DHARMA” B. Misi 1. Misi penyelenggaraan tugas-tugas umum Pemerintah yang meliputi : Optimalisasi pelayanan, pendayagunaan aparatur, pendayagunaan organisasi dan system, fasilitas antar stakeholder, demokratisasi, dan pelaksanaan peraturan perundangan negara dalam lingkup wilayah kabupaten Karangasem. 2. Misi penyelenggaran pembangunan yang meliputi : Pendayagunaan potensi, pemberdayaan masyarakat, peningkatan dan pemerataan pembangunan dalam segala bidang, menjaga kelestarian lingkungan baik lingkungan fisik maupun non fisik. Misi penyelebnggaraan Tugas-tugas umum Pemerintah yang meliputi : optimalisasi pelayanan, pendayagunaan aparatur, pendayagunaanorganisasi dan system, fasilitas antar stakeholder, demokratisasi, dan pelaksanaan peraturan perundangan Negara dalam lingkup wilayah Kabupaten Karangasem. 3. Misi sosial yang meliputi : Pengentasan kemiskinan, kesejahteraan sosial, mencerdaskan kehidupan masyarakat, menjalin kemitraan strategis dengan stakeholder, menjaga keamanan dan ketertiban sosial, pelestarian nilai-nilai budaya Untuk mendapatkan pelaksanaan misi tersebut disusunlah Rencana Pembangunan Jangka Menegah (RPJM) : Untuk mewujudkan adanya peningkatan pembangunan, dikaitkan dengan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2006-2010 dan sejalan dengan kebijakan pemerintah yang dirumuskan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Karangasem Tahun 2007, dirumuskan sasaran dan arah kebijakan yang dituangkan kedalam prioritas pembangunan dengan menitik beratkan pada penanggulangan kemiskinan dan pembangunan sosial. Berikut adalah kondisi umum Kabupaten Karangasem : A. Kondisi Geografis
B. Kependudukan 1. Keadaan Penduduk Berdasarkan pemantauan Biro Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karangasem, jumlah penduduk di Kabupaten Karangasem pada tahun 2007 adalah sebanyak 427.481 jiwa, terdiri dari 214.030 jiwa laki-laki dan 213.451 jiwa wanita. Dengan jumlah rumah tangga sebanyak 102.913, dimana kecamatan yang paling padat penduduknya adalah Kecamatan Sidemen, yaitu sebesar 962 jiwa per km2 dan kecamatan yang paling rendah kepadatan penduduknya adalah Kecamatan Kubu, yaitu sebesar 301 jiwa per km2. Kepadatan penduduk untuk Kabupaten Karangasem adalah sebesar 509 jiwa km2. Sex ratio sebesar 100,27 yang menunjukkan jumlah penduduk laki-laki lebih besar daripada jumlah penduduk perempuan, kecuali di Kecamatan Sidemen, Manggis, Bebandem, dan Selat memiliki sex ratio lebih kecil dari 100, yang berarti jumlah penduduk laki-laki kurang dari jumlah penduduk perempuan. Sedangkan Kecamatan Karangasem dan Kubu, sex rationya 100, yang berarti antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan berimbang. 2. Tingkat Pendidikan Pada Bidang Pendidikan jumlah murid Taman Kanak – Kanak di Kabupaten Karangasem tahun 2007 sebanyak 2.612 orang, murid Sekolah Dasar berjumlah 49.130 orang, untuk SD Negeri berjumlah 48.688 orang dan SD Swasta berjumlah 442 orang. Murid SLTP berjumlah 15.342 orang, murid SLTP Negeri 14.661 orang dan murid SLTP Swasta berjumlah 681 orang. Murid SMU berjumlah 7.280 orang, murid SMU Negeri 5.526 orang dan SMU Swasta 1.754 orang. Murid SMK berjumlah 1.034 orang, murid SMK Negeri 502 orang dan SMK Swasta 532 orang. Jika ditinjau dari tingkat / taraf pendidikan, sebagian besar penduduk Kabupaten Karangasem tergolong masih sangat rendah. 52 % tidak tamat SD, 25 % tamat SD, 9 % tamat SMP, 11 % tamat SMA dan hanya 2 % yang tamat perguruan tinggi. 3. Ketenagakerjaan Gambaran mengenai ketenagakerjaan Kabupaten Karangasem berdasarkan survey angkatan kerja nasional menunjukkan persentase angkatan kerja pada tahun 2007 adalah 81,13 % dimana persentase penduduk yang bekerja sebanyak 78,44 % dan pengangguran 2,69 %. Sedangkan persentase bukan angkatan kerja sebanyak 18,87 %, seperti sekolah 4,31 %, mengurus rumah tangga 10,22 %, dan lainnya 4, 34 %. 4. Agama Penduduk Karangasem mayoritas beragama Hindu, yaitu sebanyak 407.565 orang, kemudia penduduk yang beragama Islam sebanyak 17.721 orang, Kristen 1.332 orang , Budha 624 orang dan Katholik berjumlah 239 orang. C. Perekonomian 1. Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Di sektor pertanian tercatat produksi padi sawah sebesar 66.131 ton (GKG) dengan rata-rata hasil 60,98 kwintal per hektar . Produksi jagung 19.308 ton dengan rata-rata 22,97kwintal per hektar. Produksi ubi kayu 123,575 ton dengan rata-rata hasil 166,16 kwintal per hektar. Produksi ubi jalar 31.192 ton dengan rata-rata hasil 152,30 kwintal per hektar. Produksi kacang tanah 6.987 ton dengan rata-rata hasil 13,09 kwintal per hektar. Produksi kacang kedele 278 ton dengan rata-rata hasil 13,64 kwintal per hektar dengan produksi kacang hijau 323 ton dengan rata-rata produksi 6,21 kwintal per hektar. Sub Sektor Hortikultura, menghasilkan komuditas salak, nangka, mangga, kacang merah, Tanaman hias dan tanaman obat. (Data pada tahun 2005); dari 7.498.188 Ha luas tanam dihasilkan 33.448 ton Salak. 11.733 ton Nangka dihasilkan dari 35.494 Ha luas tanam. Dari 84.843 Ha luas tanam, menghasilkan 5.779 ton Mangga. Produksi kacang merah sebanyak 3.517 ton kacang merah di hasilkan oleh 5.188 Ha luas tanam dengan tingkat produktivitas 7 Kwt/Ha. 2. Peternakan, dan Perikanan Pada sub sektor peternakan tercatat 147.388 ekor sapi ,kerbau 103 ekor ,kuda 25 ekor, babi 163.871 ekor, kambing 18.943 ekor, ayam kampung 731.121 ekor , ayam ras petelor 869.177 ekor, ayam ras pedaging 429.665 ekor dan itik 50.325 ekor. Terlihat Kabupaten Karangasem sangat potensi di sub sektor peternakan ini,sehingga perlu di kembangkan untuk meningkatkan pendapat masyarakat. Produksi perikanan laut dari hasil penangkapan adalah 12.297,27 ton dan dari perikanan darat atau air tawar sebesar 205,00 ton dengan nilai produksi masing-masing 61.028.326.000 rupiah dan 5.383.393.000 rupiah. 3. Industri dan Perdagangan Perusahaan/usaha industri pengolahan di Kabupaten Karangasem tahun 2007 tercatat,hanya untuk industri kecil yaitu sebanyak 13.435 perusahaan/usaha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 26.001 orang. SIUP perdagangan barang dan jasa di Kabupaten Karangasem tercatat untuk golongan usaha kecil sebanyak 211 buah, menengah sebanyak 27 buah, dan besar 25 buah dengan bentuk usaha seperti PT. sebanyak 75 buah, Koperasi 5 buah dan perorangan sebanyak 180 buah. Beberapa jenis industri kerajinan yang ada di masyarakat : § Kerajinan batu bata § Kerajinan ata § Kerajinan sarana upacara § Kerajinan batu tabas § Kerajinan tenun § Kerajinan emas dan perak 4. Kehutanan dan Perkebunan Luas kawasan hutan di Kabupaten Karangasem tercatat 14,260 Ha, terdiri dari hutan lindung 14.056 Ha dan hutan produksi 204 Ha. Pada Sub sektor perkebunan tercatat untuk produksi tanaman perkebunan kelapa 15.085 ton, kopi 642 ton cengkeh 439 ton, coklat/kakao 195 ton, jambu mete 2.230 ton, kapok 78 ton, panili 0,5 ton dan tembakau 30 ton . 5. Keuangan dan Harga-harga Realisasi penerimaan Daerah Kabupaten Karangasem tahun 2007 adalah 535.210.808.726,40 rupiah yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 33.627.491.660,02 rupiah, dana perimbangan sebesar 436.959.150.755,00 rupiah dan penerimaan lainnya yang sah sebesar 64.614.166.311,19 rupiah. Realisasi belanja daerah sebesar 591.760.170.336,19 rupiah yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar 239.143.137.246,33 rupiah , belanja langsung sebesar 206.605.752.093,00 rupiah. Pembiayaan sebesar 146.011.280.996,86 yang terdiri dari penerimaan daerah sebesar 55.581.763.960,49 rupiah dan pengeluaran daerah sebesar 90.429.517.036,37 rupiah.Kegiatan ekonomi berjalan dengan lancar bila ditunjang dengan dana. Hal ini dengan adanya bank – bank untuk menyalurkan keuangan baik berupa tabungan maupuan kredit. 6. Koperasi Selain ditunjang oleh lembaga keuangan, kegiatan ekonomi pedesaan disokong pula oleh adanya Koperasi Unit Desa, yang diharapkan nantinya mampu menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Jumlah Koperasi di Kabupaten Karangasem tahun 2007 adalah KUD sebanyak 10 buah dengan jumlah anggota 37.478 orang dan koperasi non KUD sebanyak 145 buah dengan jumlah anggota 16.826 orang. 7. Pendapatan Regional PDRB Kabupaten Karangasem atas dasr harga berlaku tahun 2007 besarnya 2.728.601,05 juta rupiah, meningkat di bandingkan dengan tahun 2006 yang besarnya 2.423.402,61 juta rupiah, dimana keadaan ini dipengaruhi oleh faktor meningkatnya harga-harga. PDRB atas dasar harga konstan 2000 juga mengalami kenaikan, yaitu dari 1.505.163,65 juta rupiah tahun 2006 menjadi 1.583.407,93 juta rupiah tahun 2007, hal ini menunjukkan produksi kegiatan ekonomi meningkat. Laju pertumbuhan PDRB yang menggambarkan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karangasem tahun 2007 adalah 5,20 %. Angka ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 0,40 poin. Pertumbuhan PDRB yangn dikaitkan dengan pertumbuhan penduduk, belum sepenuhnya menunjukkan sebagai indikator kenaikan taraf hidup masyarakat. Hal tersebut di dasari antara lain : PDRB hanya mengacu pada aspek ekonomi, sedangkan kesejahteraan mencakup aspek ekonomi maupun non ekonomi, pertumbuhan PDRB yang tinggi belum tentu menjamin bahwa distribusi pendapatan relatife merata dikalangan penerima pendapatan. Karena dalam prakteknya tidak semua faktor produksi, khususnya SDM, memiliki akses yang sama untuk terlibat langsung dalam aktifitas produksi. Nilai absolute PDRB atas dasar harga berlaku dibagi jumlah penduduk pertengahan tahun dalam periode yang sama didapatkan angka pendapatan perkapita penduduk . Tahun 2007 pendapatan perkapita penduduk Kabupaten Karangasem adalah 7.114.922,01 rupiah yang mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tahun 2006 yaitu 6.372.260,71 rupiah. D. Sarana Prasarana 1. Perhubungan Panjang jalan di Kabupaten Karangasem adalah 869,880 Km, untuk panjang jalan kabupaten 649,480 Km, panjang jalan propinsi 142,800 Km dan panjang jalan negara 77,600 Km. Di bidang angkutan tercatat jumlah bus adalah 23 buah, mikro bus 128 buah, mini bus / mikrolet 2.328 buah, truck 1.158 buah dan pick up sebanyak 1.524 buah. Kunjungan kapal penumpang di pelabuhan penyeberangan Padangbai sebanyak 7.698 buah dengan arus penumpang Padangbai - Lembar yang naik 619.392 orang dan yang turun 545.141 orang, sedangkan Padangbai – Nusa Penida yang naik sebanyak 104.740 orang dan yang turun 75.661 orang. Volume bongkar barang / cargo sebanyak 680.898 ton, untuk kendaraan roda 4 dan 2 volume bongkar sebanyak 183.073 kendaraan dan muat sebanyak 205.144 kendaraan. 2. Kesehatan Pada bidang Kesehatan, yang merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang mutu SDM, sehinggga berbagai sarana dan prasarana pelayanan telah di bangun di Kabupaten Karangasem. Tempat pelayanan seperti Rumah Sakit tersedia 1 buah, Puskesmas 12 buah, puskesmas pembantu 64 buah dan 21 buah puskesmas keliling.Tenaga kesehatan yang tersedia seperti dokter sebanyak 47 orang, perawat 137 orang,bidan 108 orang, para medis non perawat 92 orang dan paramedis lainnya 12 orang. Jumlah pasien rawat inap pada RSUD Karangasem adalah 1.485 kasus dengan jenis penyakit terbanyak penyakit neonatus aterm. Pasien rawat jalan sebanyak 7.144 kasus dengan jenis penyakit terbanyak penyakit febris. Sedangkan kasus kematian sebanyak 179 kasus dengan kasus kematian terbanyak gagal nafas sebanyak 106 kasus. Jumlah PUS di Kabupaten Karangasem adalah 72.439 orang dan pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi adalah 58.415 orang. 3. Pariwisata Kabupaten Karangasem memiliki 6 (enam) objek wisata Budaya dan 9 (sembilan) objek wisata alam. Total kunjungan wisata untuk keseluruhan objek pada tahun 2005 sebanyak 69.179 orang wisatawan nusantara dan 74.339 orang wisatawan mancanegara. 1) Daerah Objek Tujuan Wisata Objek Wisata Budaya meliputi : - Besakih - Tenganan - - Puri Agung Karangasem - Tirta Gangga - Iseh Sidemen Objek Wisata Alam, yakni : - Bulit Jambul - Padangbai - Jemeluk - Tulamben - Putung - Agrowisata Kebun Salak Sibetan - Telaga Waja - Candidasa - Yeh Malet 2) Daya tarik wisata terkait dengan tradisi keagamaan/religi : - Usaba Sembah Desa Tenganan - Usaba Dangsil Desa Bungaya - Usaba Dodol Desa Selat - Tari Sakral Sanghyang Penyalin dan Sanghyang Jaran Desa Bugbug - Pesraman Anak-Anak Desa Saren - Gebug Ende Desa Seraya 4. Listrik Di bidang kelistrikan tahun 2007 tercatat jumlah pelanggan listrik 54.617 pelanggan dengan jumlah Kwh terjual sebesar 75.410.739 Kwh. 5. Air bersih Pada bidang air minum banyaknya pelanggan tercatat 18.832 pelanggan dengan banyaknya pemakaian air sebesar 4.038.692 M3. |
|
|
( I Wayan Geredeg )
|
|
|
( Drs. I Gusti Lanang Rai )
|
| Mg | Sn | Sl | Rb | Km | Jm | Sb |
| 01 | 02 | 03 | 04 | 05 | 06 | |
| 07 | 08 | 09 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 | |||
Bagus | |||
Biasa saja | |||
Jelek | |||



